Wafa-Metode Membaca Al Qur’an Otak Kanan | Abdul Kholiq baru saja menjuarai Lomba Tilawah Al Qur’an tingkat SD pada Pekan Kreatifitas dan Seni Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan oleh Kemenag Provinsi Jawa Timur pada tanggal 16-17 September 2013 di Hotel Sutami Surabaya. Peserta lomba ini berasal dari tingkat SD, SMP dan SMA. Peserta lomba mewakili setiap karesidenan yang ada di seluruh Jawa Timur dan Abdul Kholiq mewakili karisidenan Malang.

Abdul Kholiq merupakan siswa kelas 6 dari SDIT Ar Rahmah Yosowilangun Lumajang yang menerapkan pembelajaran Al Qur’an dengan metode Wafa. Metode WAFA Belajar Al Qur’an Otak Kanan merupakan sistem pendidikan Al Qur’an yang bersifat komprehensif dan integratif dengan metodologi terkini yang dikemas mudah dan menyenangkan sehingga sangat bersahabat dengan anak-anak.

Menurut Ustadz Khussaeri yang merupakan guru Al Qur’an di SDIT Ar Rahmah Yosowilangun, “Pembelajaran Wafa memberikan lompatan dalam kemampuan anak menyerap materi yang diajarkan, terlebih di dalam proses pengajarannya yang menggunanakan metode TANDUR, sehingga membantu daya serap siswa. Hal yang paling penting juga adalah anak bisa belajar dengan menyenangkan.”

Salah satu guru pendamping yang juga hadir dalam lomba ini adalah Ust. Udik Lasmono. “Wafa telah memberikan khazanah yang lebih dalam melengkapi metode belajar tilawah Al Qur’an yang sudah ada,” tutur Ustadz Udik Lasmono.