Seni Memberi Maaf

Seni Memberi Maaf

Bismillah…

Alhamdulillah, was sholaatu was salaamu ‘ala Rasulillah wa aalihi wa shohbih…!

 

Renungan dhuha,

15 RAJAB 1440 H

QS.ALI IMRON : 159

 

SENI MEMBERI MAAF

 

Memberi maaf akan kesalahan orang sungguh sangat terpuji

Terpuji dimata Allah, terpuji dimata manusia

Maafkanlah orang-orang tercinta, walaupun ia tidak minta maaf

Maafkanlah dengan:

– Niat ikhlas

– Niat ingin dimaafkan oleh Allah SWT

– Niat ingin disucikan oleh Allah SWT

– Niat ingin dikuatkan oleh Allah SWT
Maafkanlah dan bersilaturrohimlah

Maafkanlah dan do’akan kebaikan

Maafkanlah dan do’akan perlindungan  dari semua bahaya

Maafkanlah dan waspadalah dari bisikan syetan

 

Waspadalah dari kedzaliman

Waspadalah pula dari terulangnya kedzaliman

Maafkanlah semua dusta, pendustaan, ghibah, fitnah, cerca dan hinaan

Kalau terulang lagi, maafkan lagi

Selalu ada maaf, nasihati dia

Dan kalau juga tetap terulang, jaga jarak dan do’akan

Insyaallah, Allah akan membersamai kita semua

 

Ya Rahman..

Ampuni & beri maaf kami dan seluruh saudara kami.

 

(@msdrehem)

Cinta Dunia

Cinta Dunia

Renungan dhuha,
8 RAJAB 1440 H
QS.AL-FAJR : 20

CINTA DUNIA…!?!?!?

Saudaraku,
Masih banyak dari sebagian saudara kita yang dihati dan pikirannya hanya dunia semata.
Dari mana kita tahu itu…??? dari kesibukan mereka, dan dari pembicaraan mereka.
Mulai bangun dari tidur, sepertinya kegiatan mereka hanya untuk hidup didunia saja.
Pembicaraan merekapun hanya seputar pekerjaan, uang, harta benda, perabot, kendaraan dan membicarakan orang lain.

Uniknya lagi…, kebahagiaan mereka, kesedihan dan kesusahan mereka, kemarahan mereka, kekecewaan mereka,
semua terkait dengan dunia semata…!!!

Sholat sepertinya juga belum masuk kehati/jiwa dan pikirannya.
Alquran yang dibaca tak ada ruh dan hanya sekedar kejar target.
Dzikir, wirid dan do’a dilantunkan kalau ada masalah.

Saatnya kita perlu evaluasi diri…
Saatnya pula kita perlu berorientasi akhirat…

Ingat…!
Dunia ini sementara.., akhirat selamanya…!!!

JUM’AT MUBARAK…!

Ya Rahman…
Karuniai kami hidup bahagia di dunia dan bahagia hidup di akhirat…🤲🤲🤲

(@msdrehem)

Nikmatnya Awal Pagi

Nikmatnya Awal Pagi

Renungan Dhuha,
1 RAJAB 1440 H
QS.AT-TAUBAH : 36

NIKMATNYA AWAL PAGI

Saudaraku,
Sungguh selalu ada kenikmatan yg membahagiakan pada diri dan kehidupan ini.
Coba buka mata hati, pasti kita bisa memandang dengan cinta.
Buka telinga hati, kita bisa mendengar dengan cinta.
Buka akal pikiran ini, pasti memikirkan dengan cinta.
Gerakkan lisan hati untuk menegakkan amal-amal hati…!
Lalu… tersenyumlah seindah mungkin saat sendiri dan saat didepan orang-orang tercinta.
Pasti merasakan bahagia karena iman, dan disaat yg bersamaan kita telah mencetak pahala yg membahagiakan, lalu bahagiakan lah orang-orang tercinta.
Inilah makna do’a perlindungan dari kelemahan dan kemalasan.
Benar sekali… tidak malas itu kreatif untuk selalu bahagia dan membahagiakan…!!!

JUM’AT MUBARAK…!!!
SEMANGAAAT…✊✊✊✊✊

اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان…!!

Ya Rahman…
berkahi kami di Rajab & Sya’ban ini, dan karuniai kami jumpa Ramadhan…!!

(@msdrehem)

Mewaspadai “Bahaya” Perbedaan Pendapat

Mewaspadai “Bahaya” Perbedaan Pendapat

Renungan Dhuha,
23 JUMADITS-TSANI 1440 H
QS.ALI IMRON : 105

MEWASPADAI “BAHAYA” PERBEDAAN PENDAPAT

Ikhwah fillah,
Perbedaan pendapat dalam masalah-masalah yang diperbolehkan kita berbeda pendapat, itu adalah sesuatu yang mubah/boleh, wajar, dan manusiawi.
Bahkan perbedaan seperti ini menjadi pembelajaran, materi musyawarah, motivasi kemajuan, dan mendekati kesempurnaan ide, pemikiran, teori dan praktek…!
Subhaanallah…!!!

Tapi ada beberapa sisi negatif dan bahaya dari perbedaan yang wajib diwaspadai dan dijauhi, antara lain :
– rasa benci dan permusuhan
– rasa ujub dan sikap takabbur
– selalu mau berbeda
– senang melihat orang yg berbeda itu sedih
– susah melihat orang yg berbeda itu bahagia
– mengharapkan bahkan mendoakan keburukan.

Hasbunallah wa ni’mal-Wakiel…
Hati-hati ya akhil-KARIEM…!!!

Ya Rahman…
Karuniai kami tawadhu’, rendah hati dan lapang dada dlm menyikapi perbedaan.

(@msdrehem)

Saling Berdoa untuk Kebaikan

Saling Berdoa untuk Kebaikan

Renungan Dhuha
16 JAMADITS-TSANI 1440 H
QS.AL-HASYRU : 10

Ikhwah fillah,
Sungguh berdo’a untuk kebaikan diri sendiri itu sangat mebahagiakan, karena dalam do’a itu ada keutuhan keyakinan, dan sepenuh harapan bahwa Allah akan mengabulkan..!

Akan tetapi berdo’a untuk kebaikan orang lain, terutama orang-orang tercinta, terlebih jika dengan menyebut nama-nama mereka dalam do’a…, tentu kebaikan & kebahagiaan yang dihasilkannya jauh lebih besar, karena disini ada penghayatan cinta yang suci kepada orang-orang tercinta…!

Menyebut nama-nama orang tercinta dalam do’a memang tidak mudah jika tanpa pembiasaan…!

“Sebut namaku dalam do’amu ya…”
iitulah pesan indah yang baik untuk dibiasakan…!!!

Berdo’alah ya akhil-KARIEM…,
Haqqul Yaqien…, Malaikatpun pasti mengamininya…!!!

JUM’AT MUBARAK…!

Ya Rahman,
Anugerahi kami dan slrh saudara kami akan ridho dan rahmatMU…!🤲🤲🤲

(@msdrehem)