Lomba Menulis Kisah Inspiratif Tingkat Nasional

===========================================
Unduh peraturan & ketentuan dalam bentuk PDF disini

Unduk flyer disini
===========================================

LOMBA MENULIS KISAH INSPIRATIF TINGKAT NASIONAL

Memperingati Puncak Hari Guru Nasional (10 SEPTEMBAR 2021)

 

“Guru Semesta”

Senarai Kisah Para Guru Al-Qur’an Mitra Wafa

 

Tema : Mendidik Generasi Qur’ani : Dulu, Kini, dan Nanti (Berdasar Kisah Nyata)

 

Ketentuan Peserta:

  1. Guru Al-Qur’an dari seluruh Indonesia
  2. Berasal dari lembaga Mitra Wafa, tidak ada pembatasan usia, jenis kelamin, dan pendidikan
  3. 1 naskah 1 penulis, tidak boleh 2 atau lebih
  4. Biaya pendaftaran gratis dan setiap peserta tidak dipungut biaya
  5. Calon peserta mendaftarkan diri dahulu via chat WhatsApp dengan format : WAFA#Nama#Asal Lembaga
    kirim ke nomor 0888 054 91900 (Admin)
    Setelah terkonfirmasi peserta akan mendapatkan link untuk upload naskah

 

Ketentuan Penulisan:

  1. Berbentuk cerita berdasarkan kisah nyata (bukan fiksi) dan berhubungan dengan mendidik Generasi Al-Qur’an (Adab, Akhlak, Tilawah, Tahfidz, Tarjamah, Tafhim & Tafsir).
  2. Tulisan bebas mengenai kisah nyata, harapan, kegagalan, kesuksesan, prestasi, kebahagiaan dalam proses menjadi seorang guru quran Mitra Wafa dalam mendidik generasi qurani.
  3. Penulis dapat sebagai subjek utama dalam cerita, atau sebagai yang menceritakan.
  4. Panjang tulisan antara 700 hingga 2.500 kata
  5. Diketik dengan Ms. Word disimpan ke dalam format .doc/.docx, dengan margin normal, menggunakan font Calibri 11pt, spasi 1.5, rata kanan kiri.
  6. Profil penulis dilampirkan pada bagian akhir, tidak lebih dari 100 kata
  7. Karya ditulis menggunakan Bahasa Indonesia
  8. Karya yang dikirimkan bukan merupakan hasil plagiasi serta belum pernah diikutkan dalam lomba lain dan/atau dipublikasikan sebelumnya.

 

Penilaian:

  1. Semua tulisan yang masuk akan kami posting di blog wafa indonesia. Dan peserta akan mendapatkan link langsung menuju ke artikel masing-masing untuk dapat disebarluaskan.
  2. Poin penilaian
No. Poin Persentase Waktu Penilaian
1. Jumlah pengunjung ke artikel 30% 1 September 2021
2. Penilaian dewan juri terhadap tulisan 70% 26 Agustus – selesai

 

Tanggal Penting:

  1. Pendaftaran dan Pengumpulan Karya: 10 Juli hingga 25 Agustus 2021
  2. Penilaian Dewan Juri : 26 Agustus – selesai
  3. Pengumuman pemenang : 10 September 2020 (Hari Guru Nasional)

 

Keuntungan Bagi Peserta:

a. 20 tulisan terbaik (top 20) akan

  1. Dibukukan & diterbitkan dalam antologi “Guru Semesta”
  2. Buku ber ISBN
  3. Mendapatkan buku cetak bukti terbit + free ongkir
  4. Mendapatkan medali dan e-sertifikat sebagai 20 penulis terbaik

b. 30 peserta terbaik selanjutnya (peringkat 21-50)

  1. Tulisan akan juga akan dibukukan & diterbitkan bersama dengan pemenang 20 besar dalam antologi “Guru Semesta”
  2. Peserta tidak akan mendapatkan buku cetak & medali
  3. E-sertifikat sebagai 50 penulis terbaik

c. Seluruh peserta akan mendapatkan e-sertfikat peserta

 

Hadiah:
3 karya tulis terbaik (top 3) akan mendapatkan hadiah tambahan berupa:

  • Juara 1 : Rp 750.000,- + e-sertifikat juara 1
  • Juara 2 : Rp 500.000,- + e-sertifikat juara 2
  • Juara 3 : Rp 250.000,- + e-sertifikat juara 3

 

Informasi lebih lanjut hubungi

  • 0888 054 91900 – Admin Lomba

 

===========================================
Unduh peraturan & ketentuan dalam bentuk PDF disini
Unduk flyer disini
===========================================

 

 

Mengunjungi Hati

Bismillah
Alhamdulillah was sholaatu was salaamu ‘ala Rasulillah wa aalihi wa shohbihi wa man waalaahu.

Renungan Jum’at pagi.
14 DZUL-QA’DAH 1442 H
QS.AL-QIYAMAH : 14-15

MENGUNJUNGI HATI

Saudara-saudari sekalian,

  • Banyak orang senang berkunjung ke mana-mana, sampai ke manca negara.
  • Tapi sedikit orang meluangkan waktunya untuk berkunjung ke dalam “HATINYA”.
  • Padahal berkunjung ke dalam HATI adalah kebutuhan dan kewajiban.
  • Kita membutuhkan kunjungan ke dalam HATI, agar bisa melihat kekurangan dan kelemahan HATI kita.
  • Mengunjungi HATI adalah “kewajiban”, karena tak ada peningkatan Iman tanpa kunjungan ke dalam HATI.
  • Mengunjungi HATI berarti :
    – Melihat kotoran-kotoran dalam HATI.
    – Mengakui kejengkelan-kejengkelan yang tidak perlu ada, kemarahan-kemarahan yang tidak pada tempatnya.
    – Merasakan betapa gelapnya HATI yang sakit.
    – Betapa busuknya sifat-sifat munafik.
  • Mengunjungi HATI berarti :
    – Membawa CAHAYA ke dalam hati.
    – Membawa OBAT yang sesuai dengan penyakit-penyakitnya.

BISMILLAH.. KUNJUNGI HATI SEKARANG JUGA..!

🌹JUM’AT MUBARAK🌹

Ya Rahman,

Lembutkan dan karuniai hidayah hati kami dengan iman & ikhlash.

Informasi Tambahan:

  1. Instagram https://instagram.com/wafaindonesia?igshid=1em93xp2gau05
  2. Youtube https://www.youtube.com/user/WAFAOtakKanan
  3. Aplikasi android WAFA https://play.google.com/store/apps/details?id=or.id.wafaindonesia.wafa01
  4. Facebook https://www.facebook.com/MetodeWafa
  5. Fanpage https://www.facebook.com/BelajarAlQuranMetodeOtakKanan

Ikhlas yang Efektif

Bismillah
Alhamdulillah was sholaatu was salaamu ‘ala Rasulillah wa aalihi wa shohbihi wa man waalaahu.

Renungan Jum’at pagi
8 DZUL-QO’DAH 1442 H
QS.AL-BAYYINAH : 5

Saudara-saudari sekalian,

  • Seluruh ibadah dan kebaikan, hanya di terima Allah jika berniat ikhlas.
  • Niat ikhlas adalah ibadah hati, dimana hati kita berbicara :
  • ”Saya melakukan kebaikan ini untuk mendapatkan ridha Allah SWT”.
  • Niat ikhlas mendidik diri untuk mewujudkan cinta pada Allah.
  • Niat ikhlas mendidik kita untuk mengurangi memuji diri.
  • Niat ikhlas mendidik kita untuk tidak mengharap pujian dari sesama.
  • Niat ikhlas membuat kebaikan menjadi sangat membahagiakan.
  • Niat ikhlas membuat diri menjadi sangat pemaaf.
  • Niat ikhlas adalah rahasia istiqamah di jalan kebaikan.
  • Niat ikhlas nantinya selalu menghadirkan rasa syukur, sabar dan tawakkal.

SUNGGUH NIAT IKHLAS ITU MEMERLUKAN KESADARAN, KEHADIRAN HATI, PEMBIASAAN DAN OPTIMALISASI PENDIDIKAN DIRI.

🌹JUM’AT MUBARAK 🌹

Ya Rahman,

Karuniakan kami ikhlas dalam setiap cakap, sikap dan perbuatan kami.🌹

#msdrehem #metodewafa #wafaindonesia #quote #quoteindonesia #ikhlas #jumat #jumatberkah #jumatmubara

Informasi Tambahan:

  1. Instagram https://instagram.com/wafaindonesia?igshid=1em93xp2gau05
  2. Youtube https://www.youtube.com/user/WAFAOtakKanan
  3. Aplikasi android WAFA https://play.google.com/store/apps/details?id=or.id.wafaindonesia.wafa01
  4. Facebook https://www.facebook.com/MetodeWafa
  5. Fanpage https://www.facebook.com/BelajarAlQuranMetodeOtakKanan

Mujahadah itu Nikmat Luar Biasa

Saudara-saudari sekalian

  • Mujahadah (optimalisasi ibadah dan pensucian hati) adalah rahasia kebahagiaan dan kemuliaan yang berbasis iman.
  • Banyak orang beribadah tapi tidak optimal, makanya tidak bahagia dan tidak mulia.
  • Banyak orang beribadah tapi tidak mensucikan hatinya, makanya tidak bahagia dan tidak mulia.
  • Mujahadah sepatutnya menjiwai setiap ibadah kita.
  • Di sana ada kesungguhan.
  • Di sana ada totalitas dalam ikhlas dan khusyu’.
  • Di sana ada pemaksaan diri.
  • Di sana ada kemenangan terhadap syetan.
  • Di sana ada kecerdasan mengisi waktu semaksimal mungkin untuk semua kebaikan.
  • Mari kita tebus semua kekhilafan kita kemarin.
  • Mari lipat gandakan kesungguhan beribadah dan mensucikan hati.
  • Hari ini harus lebih baik.
  • Siapa tahu inilah hari-hari kita yang terakhir.
  • Semoga Allah SWT senantiasa & selalu memberikan yang terbaik kepada kita semua.

Ya Rahman,

Karuniai kami semangat bermujahadah  dalam beribadah dan beramal sholeh..

__

Informasi Tambahan:

  1. Instagram https://instagram.com/wafaindonesia?igshid=1em93xp2gau05
  2. Youtube https://www.youtube.com/user/WAFAOtakKanan
  3. Aplikasi android WAFA https://play.google.com/store/apps/details?id=or.id.wafaindonesia.wafa01
  4. Facebook https://www.facebook.com/MetodeWafa
  5. Fanpage https://www.facebook.com/BelajarAlQuranMetodeOtakKanan

Rahasia dibalik Keshalihan

Bismillah

Alhamdulillah, was sholaatu was salaamu ‘ala Rasulillah wa aalihi wa shohbihi wa man waalaahu.

Renungan Jum’at pagi

23 SYAWWAL 1442 H

QS.AT-TAUBAH : 122

Saudara-saudari sekalian,

  • Sebuah pertanyaan yang patut kita renungkan : Mengapa banyak orang yang berilmu agama (Islam) yang tidak mengamalkan ilmunya ?
  • Rincian pertanyaan ini antara lain : Mengapa banyak orang yang berpendidikan tinggi, pandai berceramah dan berpidato, tapi tidak mengamalkan ilmunya ?
  • Sarjana islam atau sarjana agama tapi masih jauh dari akhlak islam.
  • Alumni pesantren tapi masih dekat dengan dosa-dosa besar.
  • Penceramah tapi masih jarang ke masjid.
  • Aktivis Islam yang masih kurang membaca Al Qur’an.
  • Mengapa ini terjadi ?
  • Salah satu jawaban yang patut kita renungkan : “TIDAK IKHLAS BELAJAR ISLAM”.
  • Keikhlasan dalam belajar Islam/agama ini mengundang berkah, yang terwujud pada pengamalan ilmu Islam dengan baik.
  • Sungguh keshalehan orang-orang shaleh itu banyak diberkati oleh keikhlasan mereka dalam belajar Islam, baik yang berilmu tinggi, maupun yang berilmu minim.
  • Benar, sering kali keinginan untuk meraih ijazah/gelar, merusak keikhlasan, yang berakibat buruk pada rendahnya pengamalan ilmu.
  • Semoga Allah SWT karuniai kita keikhlasan dalam segala sesuatu.

SEMANGAT

JUM’AT MUBARAK 🌹🌹

Ya Rahman,

Bimbing kami untuk selalu memdapatkan hidayah dan keikhlasan karenaMU.🌹🌹

 

#wafaindonesia #msdrehem #wafa

Informasi Tambahan:

  1. Instagram https://instagram.com/wafaindonesia?igshid=1em93xp2gau05
  2. Youtube https://www.youtube.com/user/WAFAOtakKanan
  3. Aplikasi android WAFA https://play.google.com/store/apps/details?id=or.id.wafaindonesia.wafa01
  4. Facebook https://www.facebook.com/MetodeWafa
  5. Fanpage https://www.facebook.com/BelajarAlQuranMetodeOtakKanan

Seluruh Masalahmu Bermuara dari Rasa Syukurmu

Oleh Adhan Sanusi
Seri Aturan Bahagia dalam Al-Qur’an
Aturan bahagia 3

Setelah merasakan keterhubungan dengan Allah dan Merasakan setiap saat selalu dalam Rahmat Nya  dalam بسم الله الرحمن الرحيم, maka sepantasnyalah tumbuhkan rasa syukur dengan mengucapkan الحمد لله رب العالمين.

Lawan syukur itu adalah kufur, dan kufur nikmat itu  konsekuensinya ada hukuman Ku sangat pedih (إن عذابي لشديد).

Setiap keterpurukan yang kita alami muaranya adalah kurangnya rasa syukur atas berbagai nikmat Nya (Rahmat Nya). Sehingga orang yang kurang syukurnya (kufur nikmat) akan selalu mengalami siksaan (bathin dan atau  dzahir) dalam hidupnya.

Berbagai penderitaan hidup umumnya bermuara pada  kurangnya rasa syukur.

Kaidah ini ada pengecualiannya, yaitu para Nabi dan Rasul, ulama shaleh serta orang-orang shaleh lainnya. Sebab penderitaan mereka adalah ujian dari Allah. Tarbiyah dari Allah. Bentuk cinta dari Allah.

Sakit, bisa jadi karena kurang rasa syukur berupa menjaga amanah kesehatan yang telah Allah berikan.

Pengangguran bisa jadi karena kurang mensyukuri nikmat potensi yang telah Allah sediakan di dalam dirinya. Dia lebih memilih berdiam diri daripada mengekplorasi dan melatih kemampuan dirinya.

Jadi rasa syukur adalah merasakan begitu besarnya nikmat Allah kepada kita. Bahkan kalaupun kita tidak punya apa-apa pun selama masih hidup. Maka hidup tersebut bisa di syukuri, sebagai bentuk kesempatan oleh Allah untuk memaksimalkan amal-amal terbaik yang bisa di persembahkan.

Apapun Kondisimu, Selalu dalam Rahmat Nya

Oleh Adhan Sanusi
Seri Aturan Bahagia dalam Al-Qur’an

Bahagia itu sumbernya di hati. Selama hatinya hidup, maka kita berpotensi untuk selalu bahagia.

Setelah merasa terhubung dengan sang Pencipta dengan menyebut بسم الله dalam memulai segala aktifitas Kebaikan.

Selanjutnya agar selalu merasa bahagia dalam segala kondisi adalah dengan meyakini bahwa dalam kondisi apapun kita selalu di lingkupi RAHMATNYA. Tidak ada satupun dari makhluk Nya yang keluar dari Rahmat Nya yaitu kalimat Ar Rahman Ar Rahim.

Kalimat بسم الله الرحمن الرحيم mengandung rasa kerhubungan dengan ALLAH dan juga perasaan lingkupan Rahmat Nya dalam segala kondisi.

Dengan keyakinan yang seperti ini, kita akan memandang kondisinya selalu dalam kebaikan.

Dalam kondisi kaya dan miskin ada Rahmat Allah, dalam kondisi sehat dan sakit ada Rahmat Allah, dalam kondisi sempurna dan cacat ada Rahmat Allah, Saat Jadi pimpinan atau bawahan ada Rahmat Allah.

Jadi segala kondisi di pandang baik. Ada sisi yang selalu bisa di syukuri. Dan itu pasti akan bahagia, walaupun dalam pandangan orang lain menderita.

Semenderita apapun hidup saat ini, kehidupannya adalah harapan ahli maksiat di dalam kubur sana. Sekiranya mereka di beri kesempatan hidup lagi, walaupun dengan kehidupan yang kita anggap paling menderita saat ini, mereka akan sangat bersyukur. Jika mereka bisa bersyukur bahagia, kenapa kita tidak mensyukuri kesempatan hidup yang masih Allah berikan kepada kita saat ini.

Maka kesempatan hidup saat ini, apapun kondisinya adalah Rahmat Nya. Bersyukur atas karunia kehidupan saat ini. Apapun kondisinya.

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim, no. 2999)

Bismillah, Sambungkan Kabel Hatimu Kepada Nya

Oleh Adhan Sanusi
Seri Aturan Bahagia dalam Al-Qur’an.

Bismillah, mulai aktifitas dengan menyebut nama Nya.
Bismillah, tetap tersambung kepada Nya dalam segala kondisi.
Bismillah, seluruh aktifitas di niatkan ibadah kepada-Nya.

Dirimu dan segala aktifitas mu itu karena karunia Nya, Bukan karena kehebatan mu.

Allah menginginkan hamba Nya agar selalu tersambung terus kepada Nya. Ingat terus menerus dalam berbagai kondisi, dalam berbagai aktifitas. Agar hidup selalu bahagia.

كُلُّ كَلَامٍ أَوْ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لَا يُفْتَحُ بِذِكْرِ اللهِ فَهُوَ أَبْتَرُ – أَوْ قَالَ : أَقْطَعُ –

“Setiap perkataan atau perkara penting yang tidak dibuka dengan dzikir pada Allah, maka terputus berkahnya.” (HR. Ahmad)

Banyak yang menyangka bahwa bahagia itu terkait materi. Materi adalah sarana untuk lebih bahagia. Tetapi bukan sumber kebahagiaan. Orang yang bahagia karena Nya hidupnya di berkahi, penuh kebaikan.

Orang miskin yang tersambung hatinya dengan sang pencipta Nya akan bahagia dalam kekurangan nya.

Orang kaya yang tersambung hatinya akan lebih bahagia di banding orang miskin, karena menjadi lebih banyak memberi manfaat di banding orang miskin.

Demikian juga dengan orang sakit atau sehat, semuanya bisa bahagia manakala bisa tersambung hatinya kepada Allah.

Allah lah yang terpenting dalam hidup ini, selainnya menjadi tidak penting. Menjadi penting jika terkait kepada Nya. Termasuk diri sendiri tidak penting. Menjadi penting jika selalu terhubung kepada Nya. Maka segala aktifitas baik di mulai dengan menyebut nama Nya.

Orang yang menganggap penting dirinya tanpa keterkaitan dengan Allah, akan sulit bahagia. Dia gampang tersinggung jika di hina, kecewa jika tidak sesuai harapan dirinya, marah ketika dirinya terganggu, tidak senang jika di persepsi buruk orang lain. Selalu ingin terlihat kaya, terlihat cerdas, terlihat baik. Hidup tersiksa oleh performa diri.

Sebutlah nama Tuhan Mu Bismillah, atas nama Nya, karena Nya dan kepada Nya kita ada, kita memulai segala aktifitas.