HEADMASTER SCALE UP PROGRAM – MANAJEMEN SDM GURU AL-QUR’AN

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Sebagai bentuk pendampingan terhadap Mitra Wafa, kami kembali menghadirkan program Headmaster Scale Up Program yang merupakan agenda rutin di Wafa.
Alhamdulillah…
Kali ini kita sudah memasuki Batch 2.
Program kegiatan ini kami hadirkan untuk Mitra Wafa, khususnya Kepala Sekolah.
Tema yang diangkat kali ini adalah Manajemen Sumber Daya Manusia Guru Al-Qur’an.
Manajemen Sumber Daya Manusia (Human Resource Management) dapat diartikan sebagai ilmu dan seni yang mengatur hubungan dan peranan tim untuk mencapai tujuan sebuah organisasi, termasuk di dalamnya lembaga pendidikan Al-Qur’an.
Ini sangat penting, mengingat bahwa dalam suatu lembaga, dapat maju dan berkembang salah satunya dengan dukungan dari sumber daya manusia.
Sehingga setiap lembaga pendidikan Al-Qur’an yang ingin berkembang, maka harus memperhatikan sumber daya manusia dan mengelolanya dengan baik, agar tercipta pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas. Dalam rangka mendukung tercapainya tujuan tersebut.
Ingin bergabung bersama kami? Silahkan hubungi:
Adhan Sanusi, Lc.
http://bit.ly/KemitraanWafa

BEKERJA MAKSIMAL SESUAI LADANG AMALNYA

BEKERJA MAKSIMAL SESUAI LADANG AMALNYA
oleh: Adhan Sanusi, Lc.
======

Allah membagi lahan amal prioritas kita berdasarkan kemudahan kita dalam menjalani hidup. Jangan sampai ladang amal orang lain kita garap lalu melupakan ladang amal kita sendiri.

Misalnya ladang amal badan yang sifatnya keutamaan seperti baca Al-Quran, berdzikir, membantu orang dg tenaga, dll. Itu adalah ladang amal utama untuk orang miskin. Sedangkan ladang amal orang kaya adalah lebih banyak shadaqah dengan hartanya.

Jangan sampai terbalik, orang kaya sibuk berdzikir, banyak membaca Al-Qur’an namun lupa ladang amal sendiri berupa menolong Agama dengan hartanya. Demikian juga ladang amal pemimpin dengan rakyatnya berbeda. Jangan sampai Para Pemimpin sibuk berdzikir, thalabul ilmi, sibuk membaca Al-Qur’an. Itu tidak salah namun bukan prioritas amalnya, ladang amalnya adalah mengurus & mensejahterakan rakyat.

Jadi perhatikan ladang amal kita masing-masing, di posisi apa Allah tempatkan kita hari ini?
Itulah ladang amal kita yang bisa kita persembahkan untuk menolong Agama Allah.
Dalam sebuah lingkungan pekerjaan pun juga begitu, saat kita berada di posisi tertentu disanalah ladang amal kita.
Boleh mempelajari hal baru, tetapi jangan sampai ladang sendiri kita lupakan.
Ini sekaligus menjadi pengingat diri sendiri agar lebih fokus pada ladang yang telah Allah anugerahkan pada kita.

MENGATUR PRIORITAS KEUANGAN

Sebagai seorang muslim, hendaknya kita menjalani kehidupan sesuai dengan anjuran dan syariat islam.

Salah satunya bagaimana mengatur keuangan.
Hal ini tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 26 dan 27, yang artinya :

“…Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan, dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Rabbnya…”

Maka dari itu perlu kita mengetahui skala prioritas dalam keuangan, yakni meliputi :

  1. KEWAJIBAN
    Pengeluaran yang memang tidak dapat dihemat dan dihilangkan. Contohnya: cicilan Kpr, biaya sekolah kita atau anak, sewa rumah, dsb.
  2. KEBUTUHAN
    Pengeluaran yang diperlukan tetapi dapat dihemat. Contohnya: biaya konsumsi, biaya komunikasi, personal care, pakaian, dsb.
  3. KEINGINAN
    Pengeluaran untuk memenuhi keinginan. Contohnya: shopping, beauty treatments, travelling, dsb.

Jika kamu belum menentukan skala prioritas pada keuangan mu, yuk mulailah dari sekarang kamu petakan.
Agar kamu dapat mengendalikan dan menggunakan uang kamu dengan bijak.

#wafa #wafaindonesia #belajaralquran #metodewafa #otakkanan #metodeotakkanan #metodeotakkananwafa #mudahmenyenangkan

HATI-HATI JANGAN TERTIPU

Renungan Jum’at pagi
27 Rabi’ul awwal 1442 H
QS.LUQMAN : 33

Oleh KH. MUHAMMAD SHOLEH DREHEM, Lc

Bismillah..
Alhamdulillah.., sholaatan wa salaaman ‘ala Rasulillah wa aalihi wa shohbih. .

HATI-HATI JANGAN TERTIPU
===

Saudara-saudari sekalian,
pekerjaan yang mengahalangi shalat berjamaah di masjid, itu penipu..
kesibukan yang tidak menyisakan waktu untuk membaca Al-Qur’an, itu penipu..
waktu satu jam berlalu tanpa dzikir, itu penipu..
rezeki yang bersumber dari yang tidak jelas, itu penipu..
kebahagiaan dan kemuliaan yang didapatkan dan datang dari dosa, itu penipu..
tidur yang tidak diawali dengan dzikir, itu penipu..
tidur yang tidak diakhiri ketika tiba waktu shalat, itu penipu..
permainan, olah raga, tawa, canda, perjalanan, pertemuan yang tidak ada dzikir padanya, itu juga penipu..

BERSAMA KITA SEMAKIN CERDAS DAN WASPADA.
SEMANGAAAT!!!
JUM’AT MUBARAK

Ya Rahman,
Bimbing kami, anugerahi hidayah dalam kehidupan ini..
Aamiin…

SELAMAT HARI AYAH 12 NOVEMBER 2020

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam , beliau bersabda :

“…Jangan-lah kamu membenci bapak-bapak-mu, karena barangsiapa membenci bapaknya, maka itu merupakan perbuatan kekafiran…” HR. al-Bukhâri

Sosok yang semakin menua, tapi cintanya tak pernah sirna.⁣
Terima kasih Ayah telah menjadi pahlawan pertama bagi anak-anakmu.
Selamat Hari Ayah, 12 November 2020.

Sudah peluk atau telepon Ayahmu belum hari ini Sahabat Al-Qur’an? 🤗

#metodewafa #wafaindonesia #selamathariayah2020

SELAMAT HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2020

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2020

“…Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati para pahlawan nya..” (Ir. Soekarno)

Selamat Hari Pahlawan Indonesia! Terimakasih kepada semua Pahlawan Indonesia, yang bukan hanya berkorban namun juga mencintai dan menjaga Indonesia dengan segenap jiwa dan raga. Mari bersama kita lanjutkan perjuangan Pahlawan kitakita yang telah gugur untuk selalu menjaga kesatuan Ibu Pertiwi.

#SelamatHariPahlawan #wafaindonesia

KIAT UNTUK SEMAKIN BERSABAR

KIAT UNTUK SEMAKIN BERSABAR
20 RABI’UL AWWAL 1442 H
QS.ALI IMRON : 200

====

Bismillah..
Allahumma Lakal hamdu, nusholli wa nusallim ‘ala habibika Muhammad wa aalihi wa shohbihi ajma’ien..
Saudara saudari sekalian, di kala hati merasa susah, jiwa merasa lemah, dada merasa sempit, perasaan dikuasai amarah, panik menguasai diri, diri merasa kehilangan harapan,  di kala itu kiat “SABAR” mendesak untuk diamalkan…

Saatnya bagi kita untuk :
1. Wirid istighfar minimal 100x sehari.
2. Menjauhi dosa dan perbuatan sia-sia.
3. Shalat fardu di masjid.
4. Memperbanyak shalat sunnah.
5. Memperbanyak tilawah Al-Qur’an.
6. Memperpanjang dzikir yang sunnah.
7. Menghadiri majlis ilmu.
8. Melakukan shilaturrahim.
9. Memperbanyak shadaqah.
10. Menerima musibah sebagai penghapus dosa.
11. Merenungkan penderitaan orang lain yang lebih berat.
12. Mensyukuri nikmat Allah yang tidak terhitung.
13. Melakukan puasa sunnah.
14. Mencontoh kesabaran para teladan dalam kesabaran.
15. Mensucikan & bersihkan hati.

BERSAMA KITA LEBIH SADAR, LEBIH SABAR DAN LEBIH PRODUKTIF
JUM’AT MUBARAK…
Ya Rahman,
Anugerahi kami “sabar” dalam hidup dan kehidupan ini..🤲🤲🌹🌹
Aamiin..
(@msdrehem)

MULTAQO ASATIDZ WAFA – BATCH5

MULTAQO ASATIDZ WAFA #BATCH5

Alhamdulillahi Robbil ‘Alamin…
Wafa Indonesia pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 2020 masih diberikan kesempatan, kemudahan, serta kelancaran melaksanakan agenda rutin “MULTAQO ASATIDZ WAFA BATCH 5”.

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 277 peserta yang terdiri dari :
1. Wafa Qur’an Center
2. PJ Kemitraan Wafa
3. Guru Akademi Tahsin Online
4. Koordinator Al-Qur’an Mitra Wafa

Agenda ini dilaksanakan dalam rangka “Peningkatan Kompetensi Koordinator Al-Qur’an dan WQC Bersama Wafa Indonesia” dengan pemateri utama yaitu :
1. Dr. Muhammad Baihaqi, Lc, MA
2. Mashuda, S.Pd. Al hafidz

Kegiatan ini di buka langsung oleh Direktur Wafa Indonesia, Ustadz Mohamad Yamin, S.T. dan dilaksanakan secara online via Zoom Cloud Meetings.

Ingin bergabung bersama kami? Silahkan hubungi:
Adhan Sanusi, Lc.
http://bit.ly/KemitraanWafa

RASA TANGGUNG JAWAB DAKWAH DALAM DUNIA MARKETING AL-QUR’AN

RASA TANGGUNG JAWAB DAKWAH DALAM DUNIA MARKETING AL-QUR’AN
=============

Mungkin ada yang bertanya: “Kenapa kita harus percaya diri mengenalkan konsep pembelajaran Al-Qur’an Wafa ke khalayak ramai dan juga ke semua lembaga pendidikan di seluruh Indonesia bahkan di Asia Tenggara?”

Jawabannya adalah Rasa Tanggung Jawab terhadap Al-Qur’an.

Allah memerintahkan kita berdakwah dengan Al-Qur’an. Mengajari Al-Qur’an kepada umat ini, baik secara langsung ataupun melalui lembaga pendidikan.

Namun dalam proses dakwah Al-Qur’an melalui lembaga pendidikan, tidak selalu berjalan mulus menghasilkan siswa yang berkualitas sesuai harapan kita semua.

Di mana letak masalahnya?
Banyak faktor sebenarnya, hanya saja umumnya terletak pada konsep pembelajaran yang tidak kekinian dan juga pada kemampuan pengelolaan manajemen pembelajaran Al-Qur’an yang ada di lembaga tersebut.

Jika pengelolaan dan manajemennya lemah, lemahlah hasil dakwah Al-Qur’an di lembaga tersebut. Jika pengelolaan dan manajemennya kuat, hasilnya akan memuaskan dan sesuai dengan tuntutan dan Standart Al-Qur’an itu sendiri.

Lemahnya pengelolaan itu, umumnya disebabkan karena keterbatasan pengetahuan terhadap sistem manajemen mutu pembelajaran Al-Qur’an.

Karena itu kami di WAFA sangat yakin dan penuh percaya diri untuk mengenalkan konsep pembelajaran Wafa kepada seluruh para pengelola lembaga pendidikan.

Mengajak mereka untuk mempunyai rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap dakwah Al-Qur’an di lembaga pendidikan.

Membantu mereka dan berbagi konsep pembelajaran pengelolaan dan sistem manajemen mutu pembelajaran Al-Qur’an dari pengalaman yang selama ini kami serius siang dan malam selama kurang lebih 8 tahun.

Apa yang membuat Kami yakin terhadap konsep pembelajaran Alquran Wafa?

Banyaknya lembaga pendidikan yang sudah sukses mengantarkan 80 bahkan 100% siswanya lulus dengan kualitas yang sangat bagus setelah ber-Mitra dg WAFA.

Ini artinya konsep atau metode pembelajaran Al-Qur’an yang ditawarkan oleh Wafa telah usefull atau tepat guna dalam membangun sistem manajemen mutu di lembaga pendidikan Mitra Wafa.

Karena keyakinan itulah, kami merasa terpanggil untuk mengajak lembaga pendidikan Islam khususnya dan lembaga pendidikan secara umum di indonesia yang mayoritas siswanya adalah muslim, untuk bersama-sama dengan WAFA, menata dan membangun sistem manajemen mutu pembelajaran Al-Qur’an yang lebih rapi, terukur dan mudah dievaluasi.

Harapannya, rasa tanggung jawab dakwah Al-Qur’an yang dibebankan kepada kita semua, betul-betul kita laksanakan secara profesional (Itqan) tidak asal-asalan.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنّ اللَّهَ تَعَالى يُحِبّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلاً أَنْ يُتْقِنَهُ (رواه الطبرني والبيهقي)
Dari Aisyah r.a., sesungguhnya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang apabila bekerja, mengerjakannya secara profesional”. (HR. Thabrani, No: 891, Baihaqi, No: 334).

Dan juga menjadi amal jariyah kita di akhirat kelak. Sebab amal jariyah yang paling deras pahalanya adalah dakwah Al-Qur’an, setiap huruf 10 kebaikan, 1 kebaikan di lipatgandakan 10 kebaikan lagi. Lalu hitung berapa ratus, berapa ribu siswa yg telah kita sukseskan bacaan Al-Qur’annya.

Kami berharap setiap kesuksesan lembaga Ustadz/ah melalui WAFA ini, akan menjadi amal jariyah juga bagi kami..
Amin ya Rabb..,

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kontak:
Adhan Sanusi, Lc.
http://bit.ly/KemitraanWafa

#metodewafa #wafaindonesia #metodealquranwafa #metodeotakkanan

ONLINE QUR’ANIC PARENTING – SIT AL KAUTSAR MAKASSAR

ONLINE QUR’ANIC PARENTING
Wafa Indonesia bekerja sama dengan SIT Al – Kautsar / Yayasan Al – Fityah Makassar
======

Bismillah..

Dalam proses pembelajaran daring, orang tua (ayah & bunda) sebisa mungkin untuk dapat mendampingi sang Anak, dikarenakan pembelajaran jarak jauh melalui daring butuh pendampingan bagi anak karena Guru tidak lagi dapat bertatap muka seperti biasanya. Dibutuhkan kerjasama antara Orang tua dengan Guru atau pihak Lembaga / Sekolah.

“Bagaimana cara mendampingi Ananda belajar Al-Qur’an di rumah ?” adalah pertanyaan yang paling sering ditemui saat masa pandemi seperti sekarang ini. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi Lembaga.

Oleh karena itu, Wafa Indonesia hadir untuk mendampingi seluruh Lembaga Mitra Wafa dengan layanan program “Online Qur’anic Parenting” untuk seluruh Wali Murid / Orang tua agar mudah mendampingi putra-putrinya belajar Al-Qur’an di rumah. Program ini untuk membantu Lembaga Mitra mendorong Wali Murid agar lebih terlibat dalam pembelajaran Al-Qur’an dirumah.

Alhamdulillah… Pada hari kamis tanggal 29 Oktober 2020 Wafa Indonesia bekerja sama dengan SIT Al – Kautsar / Yayasan Al – Fatih Makassar mengadakan pertemuan secara online dalam acara “Online Qur’anic Parenting” dengan semua Wali Murid.

Kegiatan ini di hadiri oleh sekitar 102 peserta yang berasal dari para Wali Murid siswa siswi SIT Al – Kautsar / Yayasan Al – Fatih Makassar.

Ingin bergabung bersama kami? Silahkan hubungi:
Adhan Sanusi, Lc.
http://bit.ly/KemitraanWafa

#metodewafa #wafaindonesia #metodealquranwafa #metodeotakkanan #onlinequranicparentingwafa