Author: Wafa Indonesia
Hidup Sederhana Hidup Bahagia
Kesederhanaan dalam hidup adalah kunci kebahagiaan yang sejati, bagaimana tidak,? orang yang sederhana adalah orang yang bisa hidup dalam kecukupan walau bagaimanapun keadaannya, sifat yang sederhana sangat tidak mungkin dimiliki bagi hedonois (penggila dunia). Logisnya banyak orang orang yang mencari kebahagiaan tapi malah menemukan petaka. mungkin karena dia tidak punya kesederhanaan.
Jika kekayaan itu bisa membuat anda bahagia tentunya orang terkaya di jerman tidak mati bunuh diri. dan jika kepintaran itu bisa membuat anda bahagia tentunya James William Sidis (orang terjenius didunia) tidak akan mati dalam kemiskinan dan kemelaratan dan sebagainya.
Bayangkan apa yang membuat Qorun di tenggelamkan dibumi, Firaun di tenggelamkan dilaut dan Tsa’labah mati dalam keadaan kufur.? penyebabnya adalah harta. secara fisik memang mereka adalah orang orang yang kaya, tapi harta tidak membuat mereka bahagia, malah cenderung mendustakan nikmat yang telah Allah berikan kepada mereka, mereka hidup jauh dari kesederhanaan yang berujung pada penyiksaan.
Bukan berarti kita tidak boleh jadi orang kaya.. Tapi kita harus tahu apapun yang kita miliki didunia ini adalah sebuah titipan dari Allah, maka semua akan dimintai pertangungjawabnnya nanti diakherat. jangan menjadikan harta sebagai syarat untuk bahagia, ingatlah bahwa harta itu bisa menjadi fitnah perhatikan dalil berikut :
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda andaikan saya berdoa kepada Allah niscaya gunung itu akan berubah mejadi emas. ini menunjukkan bahwa Nabi adalah orang yang sederhana, kesederhanaan yang bisa membuat beliau selalu bahagia dan terlindung dari fitnah harta baik didunia dan diakherat.
Artinya : sesungguhnya aku dijalankan didalam surga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah orang miskin, dan aku diberangkatkan ke neraka maka aku melihat kebanyakan penduduknya adalah perempuan.
“Sederhanalah dalam kaya dan berhiaslah dalam miskin”.
Semoga kesederhanaah menjadikan kita hamba yang lebih dicintai oleh Allah. Aamin.
Semoga Bermanfaat.
Sumber : harunjy.com
Di Bawah Naungan Alquran
Dari Hudzaifah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Hendaklah kamu sekalian beredar bersama kitab Allah (Al-quran) ke mana saja ia beredar.”(HR al-Hakim).
Al-quran adalah panduan kehidupan bagi manusia. Karena itu, tidak ada satu pun sisi kehidupan kecuali Al-quran telah memberikan panduan secara lengkap, dari hal yang terkecil hingga yang terbesar. Manusia tinggal mengikuti panduan itu, pasti meraih kesuksesan dan kebahagiaan hidup yang hakiki di dunia dan di akhirat.
Hidup di bawah naungan Al-quran akan mendapatkan banyak keuntungan dan melahirkan kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Antara lain, pertama, hidup menjadi terbimbing. Meski orang itu pandai, belum tentu mampu membedakan mana hal yang hak dan yang batil. Kemampuan membedakan itu sangat penting untuk menuju kehidupan yang lebih baik.
Allah SWT berfirman, “Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil).”(QS al-Baqarah [2]: 185).
Kedua, mampu mengatasi segala persoalan. Hidup ini tidak pernah lepas dari persoalan, jika Al-quran dijadikan sebagai panduan hidup maka mengantarkan manusia menjadi takwa dan ketakwaan akan membuatnya mampu mengatasi segala persoalan hidup (QS ath-Thalaq [65]: 4).
Ketiga, kehidupan menjadi bersih. Manusia lahir dalam keadaan bersih (suci), tetapi jika tanpa panduan Al-quran, kehidupan manusia menjadi kotor jiwanya, pikirannya, dan perbuatannya (QS al-A’raaf [7]: 96).
Sebaliknya, jika hidup yang jauh dari Al-quran akan berakibat buruk. Antara lain, pertama, bencana moral. Apabila manusia tidak berpedoman kepada Al-quran maka akan cenderung memperturuti hawa nafsunya. Jika manusia yang berlaku demikian, tentu akan terjadi bencana moral. Kedua, bencana fisik. Hal itu diungkapkan Allah dalam surah Al-Araaf ayat 98, “Akan tetapi mereka mendustakan ayat-ayat Kami, maka Kami azab mereka akibat kedustaan mereka.”
Ketiga, bencana ekonomi. Ke empat, bencana sosial. Jika manusia jauh dari Al-quran, hubungan persaudaraan akan rapuh. Hubungan dengan tetangga akan retak, hubungan sosial akan menjadi rusak. Itu merupakan bibit perpecahan umat, bahkan perpecahan bangsa. Jika hal itu terjadi maka akan berakibat pada bencana sosial bagi manusia. Kelima, bencana keimanan. Kerusakan iman akan menjadi sasaran akhir jauhnya manusia dari Alquran. Semoga Allah membimbing kita agar tetap berada dalam naungan Al-quran.
Oleh: Imam Nur Suharno
sumber : republika.co.id
TOT Berkisah 2016
WAFA Qur’anic Festival dan Pengumuman Pemenang
WAFA Belajar Al-Qur’an Metode Otak Kanan mempersembahkan WAFA Festival 2017. Mengundang seluruh bagian Mitra WAFA se-Indonesia baik Murid dan Guru untuk berkarya dalam berbagai kategori perlombaan.
KATEGORI LOMBA
- Tilawah Nada Hijaz : Lomba Murid membaca Al-Qur’an secara tartil dengan menggunakan nada hijaz.
- Penulisan Kisah Inspiratif : Lomba Guru menulis kisah dengan tema “Kisah Inspiratif Mengajar Al-Qur’an dengan Metode WAFA.”
- Berkisah Qur’ani : Lomba Guru berkisah dengan tema “Menanamkan Karakter Melalui Kisah-Kisah Qur’ani.”
HADIAH
Setiap kategori lomba berhadiah:
- Juara 1: Uang Pembinaan 1.250.000, Marchandise, dan Piagam Penghargaan
- Juara 2: Uang Pembinaan 1.000.000, Marchandise, dan Piagam Penghargaan
- Juara 3: Uang Pembinaan 750.000, Marchandise, dan Piagam Penghargaan
*Penganugerahan hadiah pemenang akan diberikan dalam acara Jatim Mengaji di Surabaya.
PENDAFTARAN & KETENTUAN
Ketentuan Peserta
- Peserta Tilawah Nada Hijaz adalah Murid setingkat kelas 1-5 Sekolah Dasar perwakilan dari lembaga Mitra WAFA se-Indonesia baik dari lembaga formal (SD/MI) maupun nonformal (TPQ/Pondok Pesantren /Mitra WAFA lainnya).
- Peserta Penulisan Kisah Inspiratif dan Berkisah Qur’ani adalah Guru/Ustadz/Ustadzah perwakilan dari lembaga Mitra WAFA se-Indonesia baik dari lembaga formal (TK/SD/SMP/SMA/Madrasah Sederajat) maupun nonformal (TPQ/Pondok Pesantren/Kampus/R-TAQWA/WQC/Mitra WAFA lainnya).
- Peserta belum pernah menjadi juara 1 (pertama) di kategori perlombaan yang sama yang diselenggarakan oleh WAFA.
- Batasan Jumlah Peserta yang Dibolehkan untuk mengikuti:
- Tilawah Nada Hijaz : 2 Murid terbaik per lembaga Mitra WAFA
- Penulisan Kisah Inspiratif : Tidak ada batasan jumlah peserta
- Berkisah Qur’ani : 2 Guru terbaik per lembaga Mitra WAFA
Ketentuan Lomba & Pendaftaran
- Pendaftaran lomba semua kategori gratis (tidak dipungut biaya).
- Setiap peserta di semua kategori lomba melakukan pendaftaran via online di laman intip.in/wafafestival2017. Peserta yang telah mendaftar akan mendapatkan konfirmasi via SMS/WhatsApp di kemudian hari.
- Lomba Tilawah Nada Hijaz
- Surat Al-Qur’an ditentukan oleh panitia yang akan diberitahukan ke peserta setelah mendaftarkan diri.
- Penilaian berdasarkan rekaman video yang diunggah di Youtube dengan memberikan judul video sesuai format berikut:
TILAWAH WAFA QUR’ANIC FESTIVAL_NAMA_KELAS_ASAL LEMBAGA_KOTA_PROVINSI
Contoh: TILAWAH WAFA QUR’ANIC FESTIVAL_AISYA ZAHRANE_4_SD ISLAM AL-HIKMAH_SURABAYA_JATIM
- Lomba Penulisan Kisah Inspiratif
- Tema tulisan harus sesuai dengan ketentuan di atas.
- Kisah harus nyata berdasar pengalaman yang pernah dialami oleh peserta lomba.
- Penulisan kisah 500 kata dan maksimal 700 kata, boleh disisipkan bantuan visual (foto).
- Hasil karya tulis dikirim ke email: [email protected]
- Hasil karya tulis pemenang akan menjadi hak milik WAFA.
- Lomba Berkisah Qur’ani
- Tema berkisah harus sesuai dengan ketentuan di atas.
- Penilaian berdasarkan rekaman video yang diunggah di Youtube dengan memberikan judul video sesuai format berikut:
BERKISAH WAFA QUR’ANIC FESTIVAL_NAMA_ ASAL LEMBAGA_KOTA_PROVINSI
Contoh: BERKISAH WAFA QUR’ANIC FESTIVAL_FITRIANA_SD PERMATA_MAKASSAR_SULAWESI SELATAN
JADWAL
- Pendaftaran dan Pengumpulan (Pengunggahan) Hasil Karya : 14 Maret – 15 April 2017
- Pengumuman Pemenang : 1 Juni 2017
- Penganugerahan Hadiah : 11 Juni 2017
NARAHUBUNG
WA : 0819 3822 0168
WA : 0823 3711 5900
Telepon : (031) 9904 3404
Facebook : Wafa Indonesia
PENGUMUMAN PEMENANG
