Menjaga Standar Keunggulan Al-Qur’an: Supervisi Pembelajaran Metode Wafa

Bismillah, kualitas sebuah pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kurikulum yang baik, tetapi juga oleh proses pengawalan dan evaluasi yang berkesinambungan. Oleh karena itu, Yayasan Bina Ummat berkomitmen menyelenggarakan kegiatan Supervisi Pembelajaran Al-Qur’an Metode Wafa.

🔍 Apa itu Supervisi & Mengapa Ia Urgen?

Banyak yang bertanya, apa sebenarnya tujuan dari supervisi ini?

Supervisi Pembelajaran bukanlah sekadar pemeriksaan atau ujian bagi guru. Ia adalah proses pendampingan profesional dan bimbingan teknis yang bertujuan untuk:

  1. Standardisasi Mutu: Memastikan metode Wafa (Metode Otak Kanan) disampaikan dengan teknik yang tepat dan seragam di setiap kelas.
  2. Penjaminan Kualitas (Quality Assurance): Menjamin bahwa setiap murid/santri mendapatkan kualitas bacaan (tahsin) dan pemahaman Al-Qur’an sesuai standar yang ditetapkan.
  3. Upgrade Kompetensi Guru: Memberikan ruang bagi guru untuk berkonsultasi langsung dengan para ahli mengenai kendala di kelas dan cara mengatasinya.
  4. Optimasi Hasil Belajar: Dengan guru yang terus terpantau kualitasnya, maka target keberhasilan siswa dalam membaca Al-Qur’an akan lebih cepat dan efektif tercapai.

🗓 Detail Pelaksanaan:

Kegiatan ini akan diikuti oleh 12 guru pilihan yang akan dibersamai langsung oleh tim supervisor ahli:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 15 Januari 2026
  • Waktu: 07.00 WIB – Selesai
  • Tempat: Yayasan Bina Ummat, Bojonegoro

Narasumber & Supervisor:

✨ Saiful Majid, S.Pd.I

✨ Ade San Putra, M.Pd

✨ H. Mohamad Yamin, S.T., M.Pd.

✨ M. Ali Kurniawan, S.H.

✨ Mashuda, S.Pd.

✨ Wawan Fitriono, S.Pd.I

✨ Bayu Prasetio, S.Pd

Mohon doa agar kegiatan ini menjadi wasilah bagi kami untuk terus mencetak generasi Qur’ani yang unggul, beradab, dan mencintai Al-Qur’an.

#YayasanBinaUmmat #MetodeWafa #SupervisiPendidikan #Bojonegoro #GuruAlQuran #PendidikanIslam #WafaIndonesia #CintaAlQuran #KualitasPendidikan

Meningkatkan Semangat dan Keterampilan Menghafal Al-Quran di Blitar Timur melalui SIMAAN

Meningkatkan Semangat dan Keterampilan Menghafal Al-Quran di Blitar Timur melalui SIMAAN

Metode Wafa – Wafa Pusat bersama Wafa Daerah Blitar Timur (Wafa Daerah) telah mengadakan SIMAAN (Silaturahim Muallim Al-Qur’an) dengan tema “Menghafal Al-Qur’an Mudah Menyenangkan” pada Sabtu (29/01/2025). Kegiatan ini menghadirkan Ustadz Wildan Nadzif, S.Sos., Al-Hafidz. sebagai narasumber utama. Selain menjadi ajang silaturohim, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan dan memotivasi para guru Al-Quran dalam menghafal. (Baca buku : Al-Quran Hafalan Wafa)

SIMAAN dan Menghafal Wafa Blitar Timur 2
Gambar 1 (Wafa Blitar Timur) – Kegiatan SIMAAN dan Pelatihan Menghafal

Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru Al-Quran dari berbagai sekolah mitra di daerah Blitar Timur yang mencakup berbagai jenjang pendidikan sekolah. Kegiatan ini memiliki tujuan utama, yaitu mempererat hubungan antar mitra serta membangun kebersamaan di antara para guru Al-Quran dalam mewujudkan visi bersama: Melahirkan generasi ahl Al-Quran.

Para peserta yang hadir mengaku antusias dalam mengikuti kegiatan hingga akhir. Mereka merasakan manfaat besar, terutama pada pelatihan menghafal, yang membimbing mereka pada metode efektif agar hasil hafalan lebih maksimal.

Semoga kegiatan SIMAAN ini, beserta pelatihan menghafal yang diselenggarakan, dapat terus meningkatkan kompetensi para guru Al-Quran serta mencetak generasi muda Indonesia yang lebih terampil dalam menghafal Al-Quran dengan baik dan sesuai. (Baca juga : Pelatihan SAGAQU dan Akademi Tahsin)

Supervisi

  • Program ini bertujuan untuk merealisasikan   sistem  jaminan  mutu  7M pembelajaran WAFA dan sekaligus melakukan    monitoring   dan   evaluasi    terhadap   proses   pembelajaran   Al-Quran    di lembaga.
  • Sasaran program ini adalah untuk guru Al-Qur’an sekolah atau lembaga pendidikan Al-Quran yang sudah bermitra dengan Wafa.
  • Waktu pelaksanaan program ini saat dan setelah proses pembelajaran Al-Qur’an di Kelas.
  • Bentuk kegiatan yang dilakukan selama supervisi:
  1. Observasi proses  pembelajaran Al  Our’an. Kegiatan  pengamatan secara   langsung oleh Supervisor saat proses belajar mengajar Al-Qur’an di    Sekolah/lembaga, baik perangkat   pembelajaran maupun pelaksanaan kegiatan   pembelajaran  itu sendiri,  dibandingkan  dengan standar  yang telah  dicanangkan sebelumnya.
  2. Pemaparan hasil  supervisi  dan diskusi. Pasca observasi pembelajaran,   dilanjutkan   dengan   presentasi   hasil observasi  dan diskusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an   dengan  para   guru.
  3. Tashnif atau pemetaan bacaan  (lanjutan). Pemetaan yang  dilakukan oleh supervisor untuk  mengukur level  tilawah  Al Ouran  yang  dicapai   oleh guru-guru Al-Our’an di sekolah/lembaga mitra.

Pelatihan Tahsin

  • Pelatihan ini bertujuan untuk melatih guru Al-Qur’an dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai dengan kaidah makharijul huruf dan ilmu tajwid.
  • Sasaran pelatihan ini adalah untuk guru Al-Qur’an di lembaga formal dan non formal yang sudah bermitra dengan Wafa.
  • Jumlah peserta 20 – 40 orang.
  • Durasi Waktu Pelatihan 2 Hari dengan 7 Jam/Hari.
  • Materi yang dipelajari:
  1. Tahsin Makharijul Huruf.
  2. Bedah Buku Tilawah Wafa (Buku KB/TK, Tilawah 1-5 dan Gharib).

Pelatihan dan Sertifikasi Guru Al-Qur’an (PSGA)

  • Pelatihan ini bertujuan untuk melatih Guru Al-Qur’an melalui pengenalan dan pelatihan metode pengajaran Al-Qur’an yang integratif dan menyenangkan dengan aktivasi otak kanan.
  • Sasaran pelatihan ini adalah untuk guru Al-Qur’an di lembaga formal dan non formal.
  • Jumlah peserta 40 – 60 orang.
  • Durasi Waktu Pelatihan 2-3 Hari (7 Jam/Hari).
  • Materi yang dipelajari:
  1. Membangun Motivasi Qurani.
  2. Sistem Manajemen Mutu Pembelajaran Al-Quran WAFA.
  3. Bedah Buku Wafa dan Pengenalan Irama Hijaz Wafa.
  4. Tahsin Makharijul Huruf.
  5. Teknik pengelolaan kelas Al-Quran yang efektif.
  6. Neuroscience Pembelajaraan Al-Qur’an dan Modalitas Belajar.
  7. Metodologi Pembelajaran Al-Qur’an Wafa.
  8. Modeling Pembelajaran.
  9. Workshop Perumusan RPP 5P.
  10. Kurikulum Pembelajaran Al-Quran WAFA.
  11. Standar Penilaian Pembelajaran Al-Quran WAFA.
  12. Micro Teaching.